Kota Waringin, Kalteng, Fokus24.id-Muhammad Habil (10), bocah pelajar kelas 4 SD menjadi korban serangan buaya saat mandi di tepian sungai Arut, Kecamatan Arut Selatan, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Kalimantan Tengah akhirnya berhasil ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa.

Korban ditemukan sekira jam 20.32 WIB, tidak jauh dari lokasi kejadian dan dalam kondisi sudah meninggal dunia. Dibagian perutnya ada ditemukan luka lubang.

Diketahui, pada Sabtu siang (25/11/2023), sekira jan 11.00 WIB, Warga Mendawai Seberang RT 05, Pangkalan Bun, mendadak geger, setelah beredar kabar seorang anak berumur 10 tahun, hilang diseret seekor buaya, saat tengah mandi di sungai Arut.

Menurut seorang warga, saat itu korban sedang mandi dipinggiran sungai Arut bersama teman-temannya. Tanpa mereka sadari, tiba-tiba muncul seekor buaya disekitar mereka mandi dan langsung menyambar korban lalu menyeret ke tengah sungai.

Sontak kejadian ini membuat teman-teman korban ketakutan dan langsung kabur sambil berteriak minta tolong. Mendengar kegaduhan ini warga pun segera berdatangan ke lokasi kejadian.

Warga dan aparat gabungan dari Satpolair Polres Kobar, Basarnas dan BPBD setempat, berhasil menangkap buaya muara yang diyakini sebagai predator yang menyerang korban.

Namun sayangnya, warga yang jumlahnya cukup banyak, nampak emosi saat melihat buaya tersebut ditangkap. Mereka kemudian langsung menyeret buaya yang sudah terikat tali tersebut kedaratan, lalu membelah perut buaya untuk mencari jasad korban.

Buaya tersebut akhirnya mati akibat perutnya dibelah warga, sementara diperut buaya tidak ada ditemukan jasad korban.

(Rel)