Simalungun, Sumut, Fokus24.id-Terhitung sejak bulan Januari 2022, perangkat Nagori (Desa) di Kabupaten Simalungun, terdiri dari Pangulu, Sekretaris Desa, Kaur dan Gamot, sampai saat ini belum menerima gaji.

"Belum cair. Mulai bulan Januari dan Februari. Bentar lagi memasuki tiga bulanlah," ungkap seorang Pangulu Nagori di Kecamatan Gunung Malela melalui seluler, Selasa (29/03/2022) sekira jam 18.13 WIB.

Perangkat nagori di Kabupaten Simalungun belum menerima gaji, diakibatkan administrasi seperti APBNag (Anggaran Pendapatan Belanja Nagori) sebagai persyaratan pengajuan pencairan belum beres.

"Memang ada administrasi belum dibereskan. Itu yang buat sampai sekarang belum cair. Makanya, serasa mau tenggelam lah ini lae," keluhnya sembari minta dirahasiakan.

Disebut, gaji untuk Pangulu Nagori, setiap bulannya sebesar Rp5 juta. Selanjutnya, untuk Sekretaris Desa sebesar Rp2,5 juta. Sementara, untuk Kaur dan Gamot sebesar Rp2,1 juta.

"Kalau untuk gaji perangkat nagori itu bersumber dari ADN (Alokasi Dana Nagori). Pengajuan pencairannya melalui PMPN. Kemudian, PMPN ke bagian keuangan," paparnya.

Selain itu, Dana Desa (DD) tahun 2022 juga sampai saat ini dikatakan belum cair. "Sama. Belum cair juga. Makanya, belum ada kegiatan fisik di nagori yang berjalan," katanya.

Sisi lain, pangulu Nagori di Kecamatan Jawa Maraja Bah Jambi juga mengakui bahwa dirinya juga sudah 3 bulan belum gajian,

"Ia bang, belum gajian. Sebentar lagi bulan puasa dan lebaran, gimana ini. Kasihan melihat perangkat ku. Setiap hari kerja, tapi gaji gak ada," bilang pangulu bertubuh gempal kepada Fokus24.id.

Terpisah, Kepala Dinas Pemberdayaan Maujana dan Pemerintah Nagori (PMPN) Simalungun, Jonni Saragih melalui pesan singkat, menyampaikan, sebenarnya para Pangulu dan perangkatnya sudah tau kalau secara sistem keuangan nagori belum bisa di sistemkan penggajiannya sebelum Peraturan Nagori tentang APBNag ditetapkan.,

"Namun demikian, Pemkab tetap berupaya agar mereka bisa segera gajian dengan sistem SPJ manual bulan april mendatang sebelum ditetapkan mereka APBNag," jelas Kepala Dinas Perhubungan Simalungun tersebut, Selasa, (29/03/2022) sekira jam 19.39 WIB melalui sambungan handphone seluler.

(Red/Bahtiar Damanik)